Ikatlah Untamu, Kemudian Bertawakallah
اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ "Ikatlah untamu, kemudian bertawakallah." — HR. Tirmidzi Jujur aja, dulu aku sempat mengira kalau tawakal itu ya pasrah. Pokoknya sudah berdoa, lalu tinggal menunggu Allah mengabulkan apa yang kita minta. Ternyata setelah dipikir-pikir lagi, kalau semua orang seperti itu, mungkin tidak akan ada yang belajar sebelum ujian, tidak ada yang mengirim lamaran kerja, bahkan mungkin tidak ada yang mengunci pintu rumah sebelum tidur. Kan aneh juga. Di sinilah aku suka banget dengan salah satu hadis Rasulullah ﷺ yang sangat singkat, tetapi rasanya seperti menampar dengan lembut: اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ "Ikatlah untamu, kemudian bertawakallah." Kisahnya berawal dari seorang Arab Badui yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ. Ia bingung, apakah untanya perlu diikat terlebih dahulu atau cukup dilepas saja sambil bertawakal kepada Allah. Jawaban Rasulullah ﷺ sederhana: ikat dulu untanya, baru bertawakal. Kalau dipikir-pikir, masalah kita sekarang mungkin buka...
